Di Masa Pandemi, Dinas Pendidikan Jatim Siapkan Dua Skenario Pembelajaran

HomePendidikan

Di Masa Pandemi, Dinas Pendidikan Jatim Siapkan Dua Skenario Pembelajaran

Skenario pertama direalisasikan jika Covid-19 bisa berakhir pada bulan Juni 2020, maka tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Agustus 2020. Apabila Covid-19 berakhir pada bulan Desember 2020 maka skenario kedua yang dilakukan, yakni tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Januari 2020.

Lowongan Bagi Penggiat Kebudayaan di Kemendikbud
Nadiem Paparkan Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035
Room to Read Kembangkan Aplikasi Literasi Digital
1 min read

Surabaya, Falsafah.ID – Dinas Pendidikan Jatim menyatakan siap melaksanakan dua skenario pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 yang disiapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Skenario tersebut dibuat menyesuaikan kondisi yang terjadi kedepan. Skenario pertama direalisasikan jika Covid-19 bisa berakhir pada bulan Juni 2020, maka tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Agustus 2020.

Namun demikian, apabila Covid-19 berakhir pada bulan Desember 2020 maka skenario kedua yang dilakukan, yakni tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Januari 2020.

Menyikapi hal tersebut, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, M.T Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) mengungkapkan Jawa Timur siap mengikuti kedua skenario tersebut yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Dua skenario itu yang direncanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan tentunya melihat kondisi Jawa Timur saat ini kita sepertinya juga sama dengan skenario Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” tutur Wahid, Kamis (21/5/2020).

Lanjutnya, dengan perpanjangan pembelajaran di Jawa Timur ini tentunya harus diisi dengan pembelajaran karakter. “Di mana waktu perpanjangan ini tentunya harus diisi dengan pembelajaran-pembelajaran dalam langkah peningkatan karakter dan juga dalam rangka penanggulangan bencana,” ungkap Wahid Wahyudi.

Kendati demikian, dengan adanya perpanjangan pembelajaran di Jawa Timur, upaya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam mensosialisasikan rencana tersebut rupanya sudah dievaluasikan dengan kepala cabang dinas serta kepala sekolah di seluruh Jawa Timur.

“Jadi saya setiap hari melakukan teleconference dengan para Kepala Cabang Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi proses pembelajaran selama Covid-19 ini dan juga para Kepala Cabang Dinas Pendidikan juga menyampaikan kepada para Kepala Sekolah di seluruh Jawa Timur,” jelas Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Jatim. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0