Mahasiswa KKN Itera Beri Pelatihan Pemasaran Digital

HomeBerita

Mahasiswa KKN Itera Beri Pelatihan Pemasaran Digital

Mahasiswa KKN Institut Teknologi Sumatera (Itera) melakukan sosialisasi dan pendampingan cara pemasaran produk secara digital kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjung Anom

Heriyati Pairin Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Metro 2020
BPK Temukan 20 Juta Penerima Bansos Tanpa NIK
DPR RI: Idealnya Protokol Kesehatan Pilkada Berdasar PKPU
1 min read

Tanjung Anom, Falsafah.ID – Mahasiswa KKN Institut Teknologi Sumatera (Itera) melakukan sosialisasi dan pendampingan cara pemasaran produk secara digital kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjung Anom, Lampung Tengah, pada Rabu (29/7/2020)

Program ini dilakukan mahasiswa kelompok 9 yang menjalankan KKN Daring di Desa Tanjung Anom, Lampung Tengah yang terdiri dari, Nur Apipah, Gabriel Jovan Dilivio dan Ridho Al-Fikri.

Menurut mereka Sosialisasi dilakukan setelah sebelumnya mereka menggali informasi tentang sejumlah pelaku UMKM di daerah tersebut mengalami penurunan omset penjualan selama pandemi  Covid-19.

“Cara pemasaran produk secara digital dinilai menjadi salah satu solusi  mengatasi permasalahan tersebut,” jelas Nur Apipah, Salah satu mahasiswa KKN Itera tersebut.

Nur Apipah menyebut di masa pandemi Covid-19, sosialisasi dilakukan dengan cara mendatangi langsung para pelaku UMKM. Seperti saat mahasiswa mendatangi pelaku UMKM pembuat kerpik pisang di  Desa  Tanjung Anom.

Sementara itu Sami, salah satu pelaku UMKM keripik pisang mengaku selama pandemi Covid-19 pemasaran kripiknya anjlok hingga 80%. Selain itu, pekerja yang awalnya berjumlah 15 orang, karena adanya pandemi Covid-19, dirinya terpaksa melakukan pengurangan karyawan, dan hanya dibantu 2 orang karyawan.

“Biasanya kami bisa memproduksi hingga 3 ton setiap 2 minggu, dan bisa terjual hanya dalam tempo 2 minggu, tetapi karena adanya pandemi Covid-19 produksi menurun drastis, dan penjualan yang biasanya habis dua minggi bisa sampai 4 bulan baru habis,” jelas Sami.

Melihat adanya dampak yang dialami para pelaku usaha mikro kecil menengah seperti Sami, mahasiswa KKN ITERA berupaya memberikan solusi, dengan memberikan sosialisasi cara pemasaran produk secara digital.

“Kami memberikan informasi, arahan dan pelatihan, bagaimana para pelaku usaha UMKM bisa memasarkan produknya secara online,”ujar Nur Apipah.

Adanya sosialisasi tersebut diharapkan dapat mendorong penjualan produk para pelaku usaha. Sehingga dapat menambah pemasukan dan lebih mengembangkan serta memajukan usaha industri rumahan dengan memanfaatkan teknologi terkini. (*/Rilis)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0